Sambutan Kepala Madrasah

Selasa, 24 November 2015

Mengenal Lebih Dekat Sosok Cucu Ruskandi

Cucu Ruskandi merupakan salah satu alumnus PKn FPIPS UPI angkatan 1995. Ia lahir di Sumedang, pada 20 Juni 1970 sebagai bungsu dari empat bersaudara, pasangan Bapak E. Juarta (alm) dan Ibu Isah. Pendidikannya ditempuh mulai dari SD Negeri  Marongge, Sumedang lulus tahun 1984. Kemudian melanjutkan pada SMP Negeri  1 Tomo  dan lulus tahun 1987. Pendidikan menengahnnya diselesaikan di SPG Negeri 1 Sumedang,  lulus tahun 1990. Gelar Sarjana Pendidikan ia raih dari Jurusan PMPKN IKIP Bandung tahun 1995 (D3), dan tahun 1997 (S1), dengan yudisium Cum Laude. Skripsi yang diselesaikannya berjudul “Peranan Ulama dalam Politik Orde Baru: Studi Kasus di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Perwakilan Jawa Barat (1997).

Sosok yang ramah itu semenjak tahun 1999 menjadi guru PNS di SMP Negeri 1 Pamulihan, Sumedang. Selama menjadi guru ia aktif sebagai instruktur Provinsi Jawa Barat dalam Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi (PTBK) Mapel PKn tahun 2004-2005. Ia juga juga aktif menjadi juri lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2005-2006. Selain itu dipercaya menjadi instruktur dalam Implementasi KTSP Mapel PKn Propinsi Jawa Barat tahun 2006. Terakhir menjadi Tim Pengembang Kurikulum Mapel PKn Kabupaten Sumedang sejak tahun 2007 sampai 2012.

Selain mengajar aktif  pula pada forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Ia pernah didaulat menjadi Ketua MGMP PKn Kabupaten Sumedang tahun 2008-2012 dan puncaknnya mendapat amanah menjadi .Ketua MGMP PKn Provinsi Jawa Barat tahun 2006 sampai dengan 2010.

Prestasi yang pernah dicapai diantaranya sebagai Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang tahun 2006, Finalis Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional tahun 2007, dan Finalis Lomba Inovasi dan Kreasi Media Pembelajaran Tingkat Nasional tahun 2009.

Cucu Ruskandi saat ujian sidang S2 SPS PKn UPI Bandung 
Program S-2 jurusan PKn UPI Bandung diselesaikannya  tahun 2010 dengan yudisium cum laude. Tesisnya berjudul “Model pengembangan budaya demokrasi konstitusional melalui Pendidikan Kewarganegaraan dalam perspektif pendidikan demokrasi berbasis sekolah (Studi kasus di SMA Terpadu Krida Nusantara Bandung – Jawa Barat).

Terhitung mulai tahun 2012 Cucu bertugas di  SMP Negeri  2 Anjatan,  Indramayu setelah sebelumnya mutasi dari Sumedang. Selain menjadi guru ia juga menjadi dosen luar biasa di IAIN Syeh Nurjati Cirebon  sejak 2012 sampai sekarang.
***